Pages

Selasa, 11 Januari 2011

dasar-dasar penjas

Pengajaran Karier
  1. Sekolah dan pengajaran di luar sekolah.
Ø  Memberikan harapan tinggi untuk semua para siswa.
Ø  Para siswa dilibatkan di dalam relevan aktivitas.
Ø  Menciptakan suasana yang mempromosikan belajar.
  1. Apa yang menjadi pertimbangan bahwa orang-orang memasuki pengajaran profesi?
  2. Apa yang menjadi pertimbanganmu untuk memasuki pengajaran profesi?

Manfaat dan Kelemahan Pengajaran
Manfaat :
  1. Menerima gaji.
  2. Beri pengajaran aktivitas berbeda.
  3. Penawaran pekerjaan masa jabatan.
  4. Penghargaan hakiki.
  5. Kesempatan ke pelatih.
Pengaturan di luar sekolah :
  1. Peserta didik datang secara sukarela.
  2. Kesempatan untuk mengkhususkan di dalam suatu area.
Kerugian :
  1. Ketiadaan dukungan keuangan.
  2. Fasilitas tidak cukup.
  3. Permasalahan disiplin.
  4. Populasi kelas lebih.
  5. Tugas-tugas terkait  tidak pokok (makan siang tugas, dll).
Di dalam sekolah tidak menentukan :
  1. Ketiadaan jaminan kerja.
  2. Berbagai jam pekerjaan.


Kualitas dari para guru efektif
  1. Ketrampilan organisasi.
  2. Ketrampilan komunikasi.
  3. Ketrampilan intervi.
  4. Ketrampilan motivasional.
  5. Ketrampilan hubungan antar manusia/ bersosialisasi.

Kemampuan untuk permulaan para guru
1.      Berwawasan luas.
2.      Pertumbuhan dan perkembangan.
3.      Pelajar berbeda.
4.      Manajemen dan Motivasi.
5.      Komunikasi.
6.      Pelajaran dan Instruksi.
7.      Penilaian Pelajar.
8.      Pemikiran.
9.      Kerjasama/ kolaborasi.

Secara pengembangan fisik sesuai aktivitas alami
       Dengan program pertumbuhan aktivitas fisik di luar sekolah yang menentukan, unsur-unsur berikut harus dipertimbangkan ketika menciptakan suatu program  pengembangan yang sesuai secara :
  1. Kurikulum.
  2. Konsep pergerakkan dan ketrampilan.
  3. Pengembangan teori.
  4. Pengembangan secara cenderung.
  5. Konsep kebugaran.
  6. Tes kebugaran.
  7. Senam.
  8. Kebugaran.
  9. Penilaian.
  10.  Keterlibatan teratur.
  11.  Keikutsertaan aktif.
  12.  Aktivitas.
  13.  Keadilan.
  14.  Tarif sukses.
  15.  Waktu.
  16.  Fasilitas.
  17.  Perlengkapan.

Tanggung Jawab Pengajaran
  1. Tugas intervi (berhubungan secara langsung untuk mengajar)
Þ    melakukan suatu ketrampilan atau strategi, dan para siswa mengevaluasi pelaksanaan.
  1. Tugas kepemimpinan (berhubungan dengan administrasi kelas)
Þ    Pengambilan kehadiran, berhadapan dengan permasalahan disiplin, mengawasi ruang lemari, menangani peralatan.
  1. Tugas lembaga (berhubungan dengan pengaturan di mana pengajaran terjadi)
Þ    Tugas aula, makan siang tinggal pengawasan, menghadiri pertemuan-pertemuan departemen dan kurikulum, melakukan konferensi guru-orangtua.
  1. Boleh melakukan riset.
  2. Tanggung jawab masyarakat.




Karier Mengajar
  1. Peraturan Sekolah
a.      K-12 (publik atau pribadi).
v  Perintah dasar.
v  Persiapan profesional.
b.      Pendidikan lebih tinggi
c.       Pendidikan jasmani yang diadaptasikan.
d.      Khusus tertarik sekolah.
  1. Peraturan di luar Sekolah
a.       Klub.
b.      Organisasi masyarakat.
c.       Terpusat untuk yang lebih tua.
d.      Terpaksa.
e.       Militer.

Sertifikasi Mengajar
  1. Masing-masing status mempunyai kebutuhan minimum bahwa para calon guru harus menjangkau sebelum mereka menjadi pendidik, menurut hukum yang menjamin untuk memberi pengajaran.
  2. Mencapai tes menstandardisasi, seperti PRAXIS tes itu :
    1. Pengetahuan umum.
    2. Ketrampilan komunikasi.
    3. Pengetahuan profesional.
    4. Area khusus  (pendidikan jasmani atau kesehatan, dll).
  3. Sekolah negeri memerlukan sertifikasi, tetapi pribadi dan tidak sekolah pengaturan tidak boleh.

Karier Pelatihan
  1. Kenapa orang-orang memilih karier pelatihan ?
Þ    Cinta pada olahraga mempengaruhi pada orang yang lain, keuntungan-keuntungan mengambil bagian di dalam aktivitas fisik, kecintaan pada anak-anak, dll.
  1. Tanggung jawab pelatihan
a.       Petunjuk                :   pelaksanaan praktek, pelatihan suatu game.
b.      Kepemimpinan      : perekaman statistik, berhadapan dengan peralatan, memberi wawancara, merekrut peluang.
c.       Kelembagaan        : pengajaran atau pertemuan - pertemuan/tugas - tugas departemen.
d.      Hadirkan organisasi.
e.       Menasehati atlet.
f.       Pengembangan profesional pada konvensi/klinik.

Manfaat dan Kelemahan Pelatihan
  1. Keunggulan :
    1. Penghargaan hakiki.
    2. Kegembiraan akan memenangkan.
    3. Kehormatan.
    4. Kepuasan dalam memberi orang-oarang terbaik.
    5. Mempelajari bantuan atlet.
  2. Kekurangan :
a.      Waktu panjang.
b.      Gaji sangat berubah-ubah.
c.       Pergantian tarif tinggi.
d.      Tekanan untuk memenangkan.


Pengamanan suatu Posisi Pelatihan
  1. Memerlukan banyak keahlian memperoleh keuntungan :
    1. Pengalaman bermain.
    2. Menghadiri tempat kerja dan klinik.
    3. Menjadi danpejabat di dalam olahragamu ?
    4. Ambil keuntungan dari program perijinan/sertifikasi.
  2. Boleh memerlukan sertifikat mengajar atau guru tingkat  yang sederajat tergantung pada dimana dan apa yang kamu latih.
  3. Mungkin ingin kembangkan keahlian olahraga segera tidak pada saatnya untuk meningkatkan kenaikan pasar.
  4. Memperoleh pengalaman praktis bagaimana pun mungkin.

Ukuran untuk Pelatih Keolahragaan
Suatu kerangka untuk pendidikan pelatih mencakup 8 daerah :
  1. Luka-luka/kerugian : Pencegahan, Kepedulian dan Manajemen.
  2. Resiko pimpinan.
  3. Pertumbuhan, pengembangan dan belajar.
  4. Pelatihan, pengaruh keadaan dan ilmu gizi.
  5. Aspek pelatihan psikologis/sosial.
  6. Ketrampilan, taktik, dan strategi.
  7. Pengajaran dan pelatihan.
  8. Persiapan profesional dan pengembangan.

Tingkah laku sebagai pelatih
  1. Memastikan bahwa sehat, kesejahteraan dan pengembangan atlit dipertimbangkan diatas catatan kerugian/kemenangan.
  2. Menjalani sebagai peran model.
  3. Menunjukkan dengan contoh kejujuran, integritas, perlakuan wajar, dan sikap sportif di samping hasil kompetisi.
  4. Melihara sikap profesional dalam semua hubungan. Perlakukanlah semua orang dengan rasa hormat dan martabat.
  5. Yang merasa terikat dengan pendidikan atlit dan mendorong prestasi akademis.

Pemberhentian
Kelelahan berlimpahan, merasa sifat yang sinis dan detasemen dari pekerjaan, dan suatu pengertian ketidakberhasilan dan ketiadaan pemenuhan.
Penyebab :
  1. Kekurangan administratif dan masyarakat kurang mendukung.
  2. Kekurangan masukkan.
  3. Gaji tidak cukup untuk mengisi besar pengajaran.
  4. Kelas besar, permasalahan disiplin.
  5. Ketidakhadiran peluang untuk profesional dan pertumbuhan pribadi.
  6. Guru-pertentangan peranan pelatih.
  7. Interaksi masalah pribadi dan profesional.
Pencegahan dan penengahan kembali
  1. Sediakan penuh arti di dalam-melayani program.
  2. Meningkat perngaruh arus balik tentang capaian oleh administrasi.
  3. Keikutsertaan di dalam organisasi profesional.
  4. Revitalize dirinya yang tepat waktu batal/mulai dengan kegemaran atau bukan aktivitas berkaitan dengan kerja.
  5. Melihara kesehatan yang baik.

Meningkatkan kelayakan pasar profesional
  1. Bertambah pada bakat dan ketrampilan
Ø  Membutuhkan untuk pendidik 2 bahasa.
  1. Tambahan pekerjaan kursus
Ø  Pendidikan jasmani yang diadaptasikan.
  1. Sertifikasi rangkap
Ø  Bersertifikat yang dijadikan untuk memberi pengajaran lebih dari satu pokok atau bahkan pendidikan mengarah.
  1. Pengalaman praktis
Ø  Gabungan organisasi profesional dan jaringan.
  1. Meningkatkan penguasaan teknologi.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Blogger news